Pendidikan

Alhamdulillah, segala puji hanya untuk Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Tidak Memiliki Anak dan tidak pula diperanakan. Dia-lah yang Awal dan Dia pulalah Yang Akhir, Dialah Yang Maha Memiliki Ilmu di langit dan di bumi beserta isinya. Dia-lah yang menegakan langit, Dia-lah Tuhan Semesta Alam beserta isinya. Dia-lah Al-Haq.

Masa kanak-kanakku diawali di komplek Angkatan Darat di Kompi “A” Yonif 741 yang bermarkas di Tuban, Denpasar, Bali. Tempat yang hanya 15 ~ 20 menit ke Bandara Ngurah Rai dengan berjalan kaki saat itu. Aku sangat sering bermain di daerah itu dengan teman-teman sebayaku. Masa sekolah, aku awali di TK Persit Kartika Chandra Kirana di komplek tersebut pada tahun 197 – 1980. Kebetulan ibuku juga guru di TK tersebut. Tahun ajaran 1981, akupun masuk sekolah dasar di SDN 4 Tuban (dulunya SD Inpres 2 Tuban) yang hanya 5 menit berjalan kaki. Senangnya saat masa kanak-kanak ini. Masih banyak tanah lapang untuk tempat bermain, masih banyak kebun yang bisa ditanami. Ayahku sepulang dari kantor mengelola tanah tak bertuan di belakang rumah untuk ditanami singkong, uni jalar, pepaya, dan jagung. Asyiknya kalau sudah panen jagung, bisa makan gratis. Ya, maklumlah gaji prajurit masa itu tidak seberapa, sehingga hasil kebun tersebut bisa dijual untuk menyambung asap di dapur.Pada masa-masa itu, kehidupan memang nan damai, tenteram. Aku masih bisa mengaji di musholla dalam komplek. Aku masih ingat guru mengajiku berasal dari Banyuwangi dari kalangan Nahdatul Ulama, Pak Romli, yang juga Guru Agama di SD-ku. Jadi, pendidikan agamaku tentunya diwarnai dengan amalan NU tersebut.

Namun masa anak-anakku, harus aku lanjutkan di propinsi termuda saat itu – Timor Timur mulai tahun 1985. Jadi, mulai kelas 5 SD hingga menamatkan SMA, ya di Maliana Timor Timur ini (sekarang negara Timor Leste). Jadi aku ini alumni dari negeri tetangga. Tahun 1993, aku diterima kuliah di Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada. Sebuah universitas besar dan terkenal. Siapa sih yang tidak mau kuliah di “Kampus nDeso” ini. Alhamdulillah, kuliah berhasil aku selesaikan tepat waktu pada 19 November 1997. Namun, aku baru ikut wisuda 19 Februari 1998. Alhamdulillah, selama kuliah prestasiku sangat memuaskan. Tercatat aku sebagai juara ke-2 Lomba Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Nasional di Pontianak tahun 1997. Dan juga juara I Tingkat Propinsi D.I. Yogyakarta.

Kemudian, pendidikan strata dua, aku lanjutkan di negeri jiran Malaysia yaitu di University Malaya tahun 2001. Universitas tertua dan terkenal di Malaysia. Tahun 2005 tercatat dalam Top 100 Universities in the World versi Majalah Times. Atas ijin Allah akupun berhasil menyandang Master of Engineering Science tahun 2003.

Pepatah Arab “Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China”, menghantarkan aku mengambil program doktor dalam bidang engineering di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taipei, Republic of China. Di pulau Formosa inilah aku sekarang berada, hingga insya Allah tahun 2009 nanti.  Pada summer 2006, aku diberi kesempatan untuk ‘ngangsu kawaruh’ barang sebentar di Department of Ocean Civil Engineering, Kagoshima University, Kysusu, Japan. Tepatnya, berguru kepada Professor Ryosuke Kitamura. Semoga Allah SWT meridhoi langkah-langkahku menjadi seorang doktor yang tawadhu dan amanah.

Kagoshima

[Foto: Administration Building @ Kagoshima University, 2006]

Alhamdulillah, tidak sampai 2009, gelar Doctor of Philosohpy in Engineering bisa kuraih dalam waktu 2 tahun 4 bulan. Tepatnya 30 Januari 2008, dinyatakan lulus ujian oral-defence oleh Advisory Committee. Allahu Akbar wa lillahilhamd. Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya untuk meluluskan diriku lebih cepat 1 tahun 8 bulan dari 4 tahun rencana studi.

Responses

  1. Amin… semoga harapan bapak bisa tercapai… saya jadi terpacu….
    semangat…Allahuakbar…
    “… sesungguhnya ALLAH SWT tidak mengubah nasib suatu kaum… sehingga kaum itu mengubah nasibnya sendiri…” (Q.S. Ar-Rad : 11)..

    boleh tau.. penelitian pertama yang bapak buat?
    saya lagi upaya membuat penelitian tentang tanah.. tapi masih sangat sedikit (terlalu sedikit malah..) ilmu saya.. mohon bantuannya.. saya juga kurang percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki…

    Jazakallah…

  2. amien…. ya robbal alamin
    mudah-mudahan apa yang bapak harapkan dan bapak hendaki tercapai jua kelak.

    saya salut, dengan bapak dengan kemauan dan impian bapak. saya jadi teringat kisah perjalanan pendidikan bapak ini, dengan sebuah kata bijak bahwa”Dirimu adalah Apa yang Kamu Pikirkan”. jadi kita akan menjadi apa yang kita pikirkan apabila kita memang sungguh” untuk menggapai itu….

    ingin sekali ‘SHARING’ dengan persoal Penelitian….

  3. Ass. P. muntohar

    Kebetulan saya dapat beasiswa DPU tahun 2007 dan univ. nya NTHU. P muntohar punya contact person atau perwakilan mahasiswa indonesia di NTHU tidak..?

    Atas Perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih

    Agus

  4. Mas Agus Yth.

    Saya tidak punya CP mahasiswa Indonesia di NTHU. Namun ada mahasiswa yang masih satu kota dengan NTHU yaitu NCTU yang juga di Hshinchu. Hsinchu ini masih 1.5 jam selatan Taipei. Jika mas Agus ingin berangkat sebaiknya menghubungi pihak universitas untuk penjemputan. Sebelum berangkat semua persyaratan harus dipenuhi.

    Salam,

  5. Mas Munthohar,

    Saya senang sekali membaca blog anda, semangat belajar anda, dan juga tingkat pengetahuan agama anda. Semoga puteri saya juga mau membaca blogger anda ini sehingga bisa memicu untuk terus giat belajar. Ooh iya saat ini puteri saya sedang mempersiapkan skripsinya dan insyaAllah akan sidang sekitar bulan Okt. 2007 ini. Dia juga sangat ingin sekali mengambil S2nya di Negara Jiran spt. anda. Puteri saya itu di UGM di biology.

    Kalau bisa mendapatkan advice, bagaimana agar bisa kuliah di UM itu dengan biaya yg seringan mungkin. Syukron…Sukses untuk anda mas….

    Salam,
    Fachruddin S+

  6. Bapak Fachruddin S Yth.

    Terima kasih atas sarannya. Semoga putri Bapak berhasil lulus dengan hasil terbaik.
    Untuk studi lanjut S2 di University of Malaya, atau universitas di Malaysia lainnya adalah kebanyakan melalui full research. UM tidak memberikan beasiswa, namun dana studi bisa didapat dari Professor yang mendapat Research Project. Dari sini, sebaiknya putri Bapak kontak dengan Professor di Institute of Biological Science UM (http://www.um.edu.my/um_life/academics/faculties/fac_of_science.php) untuk mencari kemungkinan ada dana sebagai Research Assistant.

    Demikian informasi yang bisa saya berikan. Semoga apa yang Bapak cita-cita untuk putrinya tercapai.

    Salam

  7. Mas Munthohar,

    Saya senang sekali membaca blog anda, semangat belajar anda, dan juga tingkat pengetahuan agama anda. Semoga puteri saya juga mau membaca blog anda ini sehingga bisa memicu untuk terus giat belajar. Ooh iya saat ini puteri saya sedang mempersiapkan skripsinya dan insyaAllah akan sidang sekitar bulan Okt. 2007 ini. Dia juga sangat ingin sekali mengambil S2nya di Negara Jiran spt. anda. Puteri saya itu di UGM di biology.

    Kalau bisa mendapatkan advice, bagaimana agar bisa kuliah di UM itu dengan biaya yg seringan mungkin. Syukron…Sukses untuk anda mas….

    Salam,
    Fachruddin S+

  8. Wah, bagus.
    Kalo punya karya ilmiah baru, saya dikirimi juga gak nolak

  9. mass tohar, teruskan idealisme anda dengan semangat ilahiayah. Insyaalloh berkah dunia akhirat

  10. Ass.wrwb,

    Turut bergembira atas kelulusan Mas Muntohar.
    Mau tanya nich Mas, beasiswa DPU itu bisa di apply untuk PhD dibidang Food Science atau khusus untuk social science saja?

    Saya berniat untuk apply Taiwan Gov. dan DPU secara bersamaan untuk studi d NTOU. Saya sudah dapat prospective advisor (Prof.) dan sekarang sedang susun study plan untuk mendaoatkan admission letter dari NTOU.

    Atau kalau tidak keberatan…bagi2 pengalaman biar sukses mendapatkan beasiswa study di Taiwan.

    Syukuron Mas atas masukannya.

  11. Mas Oman Yth.

    Maturnuwun. Untuk NTOU yang termasuk dalam program beasiswa DPU hanya Aquatic Sciences and Marine Resources. Saya kurang tahu apakah Food Science masuk dalam lingkup tsb.
    Untuk kasus saya, saya hanya mendapatkan beasiswa dari kampus NTUST (U to U) yang besarnya NTD15,000/bulan. Jadi saya tidak bisa cerita banyak tentang beasiswa DPU dll. Karena pengalaman “pahit” saya dengan beasiswa yang pas-pas tsb, maka saya menyarankan kepada yang baru akan study@Taiwan untuk apply beasiswa lain seperti DPU, SPOT, Taiwan ICDF.
    Demikian, semoga bisa bertemu di Taiwan. Oya di NTOU ada mahasiswa asal Indonesia juga yang ambil Ph.D tahun lalu.

    Salam,
    Agus – Taipei

  12. Assalamualikum,
    Pak Muntohar, Afwan sebelumnya. Saya seorang akhwat, insyallah April mendatang Wisuda, S1. Untuk mendapatkan beasiswa di Taiwan persyaratannya apa saja ya Pak? Saya S1 Pend. Matematika UNNES.
    Jazakumullah khairon katsiron sebelumnya.
    Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuhu.

  13. Afawan Pak, saya Anik Imawati, yang nulis tadi. Alamat di Semarang. Baru selesai kuliah di Universitas Negeri Semarang. IPK Nanggung Pak, cuman 3,…sedikit. gimana ya Pak?

  14. Assalamualikum Pak agus,

    kalau berkenan saya minta brossure via email untuk beasiswa khusus S1 ( SMU ke S1 atau Under Graduated )

  15. Selamat Pak atas graduationnya! Bapak akan menjadi teladan bagi kami-kami semua dalam hal semangat juang.

    Boleh tahu studi PhD Bapak di Taiwan itu dalam bahasa Inggris atau bahasa Mandarin ya?

    Saya juga pengen melanjutkan kul ke Taiwan tapi kemampuan bahasa saya baik Inggris maupun Mandarin masih amat kurang.

    Terima kasih banyak atas masukan Bapak.

  16. Walaupun terlambat….

    Selamat Pak Agus Untuk keberhasilannya menyelesaikan study S3-nya.
    Bravo Dr Eng Agus Muntohar!!!

  17. Assalamualaikum…Wr…Wb

    Selamat ya pak…. maaf sy bru bs ngucapinnya skrg…. krn sy bru msuk kesitusnya bpk…

    Terimakasih ya pak dgn bca profil bpk sy bs lbh termotifasi dlm bljr biar cpt LULUs dgn nilai yg memuaskan.

  18. Agen/konsultan sekolah bahasa Mandarin Taiwan di Indonesia dari referensi teman: http://www.everydaymandarin.com

    Mereka ngurus dari sebelum berangkat di Indonesia sampai anter jemput di Taiwannya, daftar sekolah, asrama/apartemen, buka rekening bank, beli nomor HP di Taiwan, dll.

    Kalau mau ke sana teleponnya ini: 021-68787100

  19. Aslkum..Pak Tohor bisa kasih info kalau mau kuliah bahasa ditaiwan.Saya kerja disebuah agency tenaga kerja.tapi pendidikan saya cuma sma.saya dah tinggal ditaiwan selama 8 tahun.Trims..

  20. Dear Pak Muntohar yang baik,

    Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan diri. nama saya Jon, lulusan fakultas hukum-uph 2005. Saat ini saya sedang mencari beasiswa ke Taiwan. Saya ingin ambil S2 hukum atau S1 bahasa Mandarin. Kebetulan, saya mempunyai background bisa bicara bahasa mandarin dan Tai Ju (Hokkian). Oleh karenanya, saya bermaksud meminta bantuan dan informasi beasiswa di Taiwan dari Bapak. Soalnya saya sudah coba cari-cari 1 tahun yang lalu, namun tidak dikemukan. Mohon kiranya Bapak dapat membantu.
    Terima kasih

    Hormat saya,
    Jon

  21. alhamdulilliah bwt bapak, kbtulan saya juga salah satu makasiswa fakultas teknik jur sipil, aduh sangat bangga dan pengen sekali untuk bisa seperti bapak…
    beri dong kiat2X biar saya dan teman2 bisa seperti itu juga

  22. ass wr wb.
    Saya saat ini sedang muter-muter cari semacam program magang di Taiwan untuk waktu maksimal 8 minggu tentang metode deteksi penyakit tanaman pertanian sehingga food raw material sebelum dilepas terjamin kesehatannya. Lalu saya nemu blog bapak, Alhamdullilah!. Saya sadar tidak mudah menemukan informasi yang saya butuhkan. Andaikan bapak punya informasi tolong di pass ke saya.
    Wass
    Jati

  23. ass wr wb mas agus..nama saya ferry wijaya,saya terkesan dengan perjalanan mas,saya baru menjadi pns di badan lingkungan hidup kab, lampung utara,.saya mau melanjutkan s2 dengan beasiswa grati tentang lingkungan hidup di taiwan,saya harap mas bisa memberi info dan trik mendapatkan beasiswa ke taiwan,sebab sampai saat ini saya belum mengerti bagaimana mendapat info n mendaftarnya mas..mudah2an mas bisa bantu,wassalam

  24. Assalamu alaikum wr.wb.

    Mas Agus….
    ini Dewi Rozamurtina, sipil ’94 ugm…masih ingatkah, mas?
    tidak jd anggota facebook ya, mas?
    teman-teman mas sipil ’93 banyak yang kumpul di facebook

    sukses ya, mas🙂
    Wassalamu alaikum wr.wb.

  25. Assalamu’alaikum wr. wb

    saya alumni STAIN Malikussaleh Lhokseumawe NAD, ingin melajutkan S2 jurusan ekonomi pertanian di taiwan melalui beasiswa DPU, sya masih bingung bagaimana membuat study plan, mohon petujuk dari anda beserta contoh study plan anda, terima kasih

  26. Bro,

    Bangga punya teman kayak kamu.
    Kamu memang ok.

    Salam dari Timor

    • Sico, apa kabar? Senang bisa keep in touch lagi dengan teman SMA dulu.

      Agus

  27. Assalamualaikum Wr. Wb pa Agus,

    Salam kenal, saya Rusdiansyah dari Banjarmasin (KalSel)

    Saya ingin diskusi geoteknik dengan pa Agus via Email,
    boleh nggak ??

    Kalau boleh, mohon re-confirm via email saya rusdinat@yahoo.com

    Sebelum dan sesudahnya terima kasih.
    Wassalamualaikum Wr. Wb

  28. Asw salam kenal mas Mutohar, saya mau tanya mas, kalau universitas di Taiwan yang menawarkan S2 jurusan pengajaran bahasa inggris (pendidikan bahasa inggris), universitas apa saja? untuk melamar beasiswa berapa nilai Toefl minimum? dan apa jenis toefl nya ITP,prediction , ??????syukron

  29. selamat mas, smg sehat dan sukses. Smg generasi muda Indonesia dapat mengikuti langkah anda

  30. Bagaimana kabar mas agus.
    Saya teman 1 almamater di SMA Negeri maliana Bobonaro. saya adik dari pak supriyanto guru smp negeri 1 maliana. nama saya Suparyono dulu kakak kelas dan teman yang selalu meniti jalan dimalah hari untuk mengaji di sma negeri maliana dengan guru mengaji yang kita cintai Bp. Rahmad Hidayat, jika mas agus masih ingat saya tlg balas di imail saya : masyonodiprpjo1@gmail.com

    • Mas Paryono, Alhamdulillah bisa berjumpa di dunia maya. Tentu saja masih ingat teman2 mengaji dulu. Saya juga ketemu Dindin di dunia maya juga. Tapi yang belum ketemu itu Agus Mulyono dan Pak Hidayat. Saya tanya Pak Giri dan Pak Sumarjo dan beberapa guru lainnya tidak tahu dimana Pak Hidayat sekarang. Nama lengkap Pak Hidayat itu Mochammada Hidayat bukan Rahmad Hidayat. Mas Paryono dimana skrg? Kalau melihat IP addressnya kok bukan di Indonesia?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: