Oleh: Abi Ananda Rasyid | Agustus 20, 2007

Pile driving


Pile driving

Dampak Pemancangan Fondasi Tiang Pada Bangunan Sekitarnya

Fondasi tiang telah banyak digunakan pada bangunan-bangunan di kota-kota besar Indonesia. Karena kota-kota tersebut dibangun diatas tanah yang mempunyai kuat dukung yang sangat rendah. Karena padatnya kota, biasanya tambal-sulam gedung sering dijumpai. Penambahan gedung baru berbatasan langsung dengan gedung lama disebelahnya. Tentunya pada saat pekerjaan pemancangan fondasi tiang harus diperhatikan dampaknya terhadap kerusakan bangunan disebelahnya (adjacent building).

Pemancangan tiang ke dalam tanah dengan alat pemukul (hammer) baik drop hammer atau vibrator hammer akan menyebabkan terjadinya pergerakan tanah (soil movement) di sekitar tempat pemancangan. Pergerakan tanah ini dapat berupa penurunan tanah (settlement) hingga keruntuhan tanah (failure). Getaran selama proses pemancangan boleh jadi menyebabkan getaran secara langsung terhadap gedung dan tanah di sekitarnya yang kemudian diikuti oleh penurunan tanah. Pergerakan tanah ini akan sangat besar resikonya jika pemancangan dilakuakn dalam tanah lempung lunak (soft clay). Secara umum, pekerjaan pemancangan tiang untuk fondasi ini akan menyebabkan dampak getaran (vibration impact) pada bangunan disekitarnya dalam radius kira-kira satu panjang tiang yang dipancangkan dalam tanah berpasir, dan dalam radius setebal lapisan tanah lempung pada lokasi tiang dipancang (Svinkin, 2006). Kerusakan bangunan yang paling mudah untuk diamati sebagai gejala awal adalah keretakan pada sumur-sumur sebagaimana pengalaman pada pemancangan tiang jembatan layang Janti, Yogyakarta. Secara struktur, sumur ini tidak memiliki ketahanan terhadap getaran yang memadai.

Jika kerusakan awal telah diketahui, sebaiknya gunakan kepala hammer yang lebih ringan, atau mengurangi tinggi jatuhnya, atau mengurangi frekuens getarnya jika menggunakan vibrator hammer. Siskind (2000) memberikan ambang (lihat Gambar 1).

Ambang

[Gambar 1: Ambang untuk dampak getaran pada bangunan]

Pada pemancangan tiang dalam tanah lempung lunak, tekanan air pori boleh jadi meningkat dan menyebabkan terjadinya pengangkatan permukaan tanah (heaving). Jika ini terjadi, cara yang relatif murah adalah merubah urutan pemancangan tiang dalam satu kelompok tiang. D’Appolonia & Lambe (1971) memberikan suatu perkiraan heave yang terjadi akibat pemancangan ini. Namun jika penurunan bersih (net settelement) masih kurang dari penurunan batas yang disyaratkan (biasanya L/(200 ~ 300), dimana L = jarak antar kolom bangunan yang berbatasan).

Heave and settlement

[Gambar 2: Heave dan penurunan pada bangunan sekitar pemancangan tiang]

 Referensi:

[1] Svinkin, M.R., 2006, “Mitigation of soil movement from pile driving”, Practice Periodical on Structural Design and Construction, Vol. 11 No. 2: 80 – 85.

[2] Siskind, D.E., 2000, Vibrations from blasting, International Society of Explosive Engineers (ISEE), Cleveland.

[3] D’Appolonia, D.J. and Lambe, T.W., 1971, “Performance of four foundation on end bearing piles”, Journal Soil Mechanics and Foundation Division, ASCE, Vol. 96(SM1):


Responses

  1. Pak Muntohar,

    Jazakallau khair atas tanggapannya, Apakah frekuensi yang terjadi pada radius tertentu akibat vibrasi yang ditimbulkan oleh pekerjaan piling ini dapat dihitung dengan suatu formula?

    oh ya pak, mengenai rule thumb yang berkaitan dengan design block machine foundation gimana ya pak?

    atas tanggapannya saya mengucapkan terimakasih.

    salam
    badar

  2. pak untuk pengujian getaran yang ditimbulkan akibat pemancangan itu, apakah bisa diketahui berapa besar getarannya.
    dan bagai mana penanganannya?, mohon bantuannya.. karana akan saya gunakan untuk menyusun tugas akhir. trimakasih atas bantuanya

  3. saat ini saya masih diskusi dengan Dinas PU kalteng tentang pengaruh getaran akibat hammer pancang pada sungai barito (fender jembatan) dengan jarak titik pancang 12 m dari pilar jembatan.tulisan tersebut membantu saya untuk menyelesaikan masalah tersebut.terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: