Oleh: Abi Ananda Rasyid | Mei 22, 2007

Silahturahmi


Silahturahim 1Indahnya Silahturahim

Suatu ketika kita teringat akan saudara-saudara kita nun jauh disana. Karena terbatasanya waktu, biaya dan tenaga boleh jadi telah bertahun-tahun kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan saudara kita itu. Saudara dalam pandangan Islam adalah seluruh ummat Islam dimana saja dan siapa saja orang yang telah bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan Muhammad sebagai utusan Allah. Sebagai saudara ini, bagaikan saudara kandung sendiri, suka-duka susah-senang lapag-sempit sudah semestinya kita rasakan bersama. Inilah potensi besar ummat Islam untuk saling bahu-membahu, bantu-membantu, saling memahami saudaranya. Tentunya kita masih ingat “Mukmin yang satu dengan yang lain adalah bersaudara”. Mengapa bangsa kita ini menjadi bangsa yang masyarakatnya mudah marah sesama saudaranya, menjadi masyarakat yang koruptif, menjadi masyarakat yang barbar, ….. boleh jadi karena putusnya tali kekerabatan (ashli rahima).

Terkadang kita menghitung-hitung secara ekonomi untung dan rugi saat kita akan mengunjungi saudara kita yang jauh, “wah mahal sekali ya biaya ke Tainan, naik bis NTD1200/pp belum lagi makannya, belum lagi oleh-olehnya, bisa-bisa saya sendiri nggak makan besoknya, mana beasiswa pas-pasan lagi”. Inilah pikiran yang menggoda. Syaithan memang selalu memberikan rasa khawatir pada hati kita bila ingin melakukan hal-hal yang baik. Maka memohon perlindungan Allah SWT adalah jalan-Nya.

“وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ “

Jika saja kita tahu makna ruhiyah dari silahturahim ini, sungguh luar biasa. Ada yang tidak bisa kita ukur dengan kemampuan akal-pikiran dan asumsi-asumsi ekonomi kita. Berhari-hari ku-coba merenungkan makna dua hadits:

Barangsiapa yang ingin dipanjangkan jejak pengaruhnya dan diluaskan rezekinya, maka hendaklah dia menyambung kerabatnya (rahima)” [HR. Bukhari & Muslim, dengan tambahan dari Ahmad & Al-Hakim dengan sanad jayyid]

Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya maka hendaklah dia bertaqwa kepada Allah dan menyambung kerabatnya” [HR. Bukhari & Muslim]

Sebaik-baiknya kitab adalah Al-Qur’an, dan sebaik-baiknya perkataan adalah hadits, yaitu hadits Rasulullah SAW. Secara teks hadits tersebut telah secara jelas disebutkan bahwa dengan menyambung kerabat atau saudara ini Allah SWT meluaskan rezeki. Sungguh … kekhawatiran akan kurangnya uang kita telah dijawab oleh Allah SWT, karena Dia-lah Ar-Rozaq.

Sungguh bahagia bila kita menyambung ‘rahim’ ini, Allah akan menyambungnya dan bila kita memutusnya maka Allah akan menghancurkannya. Inilah firman Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Akan berada dimanakah kita? — orang yang menyambung ‘rahim’ atau memutusnya.

Ternyata, dengan menyambung kekerabatan ini tidak hanya rezeqi yang diluaskan, jejak pengaruh diperluas dan umurpun dipanjangkan. Jejak pengaruh ini diperluar karena kita bisa saling memahami dengan saudara kita sehingga tidak ada lagi perselisihan dan persengketaan. Jika ada perbedaan, karena perbedaan itu adalah sunnatullah, disinilah …. silahturahim bisa mendekatkan perbedaan hingga mendekati persamaan. Subhanallah …. tentunya semua ini harus dilandasi dengan iman dan taqwa. Inilah … nilai yang tidak bisa dibeli atau ditukar dengan uang kita.

“Ya, Allah luruskan niatku dalam beribadah kepada-Mu, kuatkanlah rahim ku dengan saudara-saudaraku”


Responses

  1. Thank you for visiting us, Pak. I really appreciate it. Karena lama belajar akuntansi, jadi saya masih sering menghitung-hitung, deh, he..he..he.. Xie xie ni, Xiansheng.

  2. sangat disayangkan saya tidak bisa ikut, padahal sudah mengira bisa ke sana. InshaAllah kali lain masih ada kesempatan.

  3. Insya Allah mbak Erna, yang penting ruh silahturahim ini bisa dijaga terus ya…..kan bisa lewat radio formmit kan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: