Oleh: Abi Ananda Rasyid | Mei 22, 2007

Rice Husk Ash


Tahukah Kita: Abu Sekam Padi dalam Geoteknik

Tahun 2002 yang lalu tepatnya 11-15 Agustus 2002, satu artikel berjudul “Silica waste utilization in ground improvement: A study of expansive soil treated with LRHA” menghiasi poster session di Rio de Janeiro, Brazil dalam rangka 4th International Conference on Environmental Geotechnics.

Ternyata abu sekam padi ini sangat kaya akan silica (Si) yang dalam oksidanya dikenal dengan silica dioxide. Sebenarnya penggunaan silica dalam dunia konstruksi khususnya teknologi beton sudah mulai dipakai sebagai bahan tambah. Hebatnya silica yang dari abu sekam padi ini tidak kalah dengan silica fume yang harganya cukup tinggi. Namun sayangnya, pertumbuhan tanaman padi dewasa ini telah berganti dengan pertumbuhan beton dan bata. Sehingga prospek usaha untuk pengembangan silica dari abu sekam padi akan semakin suram.

 Dari penelitian yang dilakukan secara intensif sejak tahun 1997 hingga 2005, didapat kesimpulan akhir bahwa abu sekam padi ini sangat potensial digunakan dalam bidang geoteknik terutama untuk perbaikan tanah. Dengan sedikit memberikan sentuhan iptek pada proses pembakaran, kandungan silica yang dihasilkan dapat mencapai diatas 90%. Sunggung nilai yang fantastis bukan. Dari catatan, 1995-2001, produksi sekam padi di Indonesia adalah bisa mencapai 4 juta ton per tahunnya. Berarti abu sekam yang dihasilkan 400 ribu ton per tahun. Inikan bisa menjadi nilai bagi para petani padi, jika ia tahu akan manfaatnya. Pernah, di tahun 2003 salah satu perusahaan di US memberikan tawaran untuk memproduksi silica dari abu sekam padi ini. Namun, maklumlah pola pikir dosen tidak bisa langsung dalam hitungan bisnis. Maka hilanglah kesempatan untuk meraup rezeki.

Untuk menghasilkan silica yang berkualitas, tidak bisa sembarangan membakar sekam padi. Sewaktu menempuh program Master, diperlukan berbulan-bulan untuk menghasilkan cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan silica dari abu sekam padi. Ingat, kita perlu cara mudah dan murah …. ya karena kita bangsa yang miskin. Namun, sayangnya cara yang didapat berbulan-bulan ini tidak sempat ditularkan kepada masyarakat atau industri. Mau tahu caranya … silahkan untuk mendanai untuk pembuatan alatnya. Insya Allah, GERG UMY siap ….

Semoga bermanfaat.

(cf. Muntohar, A.S., and Hashim, R., 2002, “Silica waste utilization in ground improvement: A study of expansive soil treated with LRHA”, 4th International Conference on Environmental Geotechnics (ICEG), 11-15 August, Rio de Janeiro, Brazil) — Poster 4-ICEG (click)


Responses

  1. Amin…
    Semoga bisa didanai…🙂

    Terima kasih atas tulisannya….

  2. saya akan mengadakan penelitian tentang ” Pemanfaatan Rice Husk Ash untuk Membuat Dry Mortar “, mungkin kita bisa sharing.
    Terima kasih.

  3. Bapak/Saudara Imansyah,
    Insya Allah kita bisa sharing. Semasa S2, teman kerja saya juga studi RHA untuk bahan tambah dan mortar. Insya Allah bisa saling diskusi. Selamat berpenelitian ria

    Salam

  4. Boleh saya tahu, berapa % (terhadap bobot kering oven sekam) silica tersebut yang dapat larut air ?
    Karena padi juga membutuhkan silica untuk pertumbuhannya.

  5. Bpk Muntohar,

    saya sangat tertarik dg kilasan artikel Bpk. Saya baru saja menyelesaikan disertasi saya (Universitas Potsdam, Germany) mengenai karakterisasi silica di tanaman ekor kuda (Equisetum) yg hanya tumbuh di negara empat musim.
    Saya sgt tertarik utk melanjutkan bidang penelitian dalam kajian utilisasi limbah silica dari sekam padi yg mrpkan limbah agricultural terbesar di Indonesia utk industri kosmetik, makanan, bangunan (semen, beton, steel), pupuk, dll. Namun saya menghadapi byk kendala utk melangkah lbh jauh dlm bidang ini. Dalam skala lab, isolasi silica di tanaman (sekam padi, ekor kuda) sdh dpt diperoleh dg proses yg cukup sederhana. Namun utk produksi dlm skala yg lebih besar, memang benar, msh diperlukan riset yg ckp panjang di samping harga alat yg cukup mahal dan kebergantungan dana/ sponsor yg tertarik akan industri biosilica yg sebenarnya cukup promising.
    Di samping pembakaran limbah sekam padi sebnrnya bisa dikontrol utk mendptkan abu silika dg tidak karsinogenik, produksi bio-energi, dan proses pengolahan limbah yg eco-friendly.
    Apakah Bpk dpt memberi saya masukan berkaitan dg institusi di Indonesia yg bisa menampung interest penelitian saya di bidang ini?
    Terima kasih. Salam.

  6. Saya lagi bwt tugas akhir/skripsi dengan jdul studi mengenai pozzolan, abu sekam padi merupakan salah satu materi yg perlu saya ketahui,klo blh sya dkrim informasinya n salam dr mhsiswa teknik sipil unika soegijapranata semarang thx……

  7. malam pak…
    saya sgt tertarik dengan artikel yg bpk krim. yg jd pertanyaan saya, brp dosis optimum abu sekam yg dbutuhkan tanaman padi di lahan gambut??
    kebutuhan Si untuk tanah dan tanaman (dosis)??

    thanx ats infrmasinya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: