Gempa yang menggoyang Yogyakarta 27 Mei 2006 lalu telah mendapat perhatian dunia. Akupun diutus oleh Taiwan, untuk bergabung dalam Reconnaissance Team yang dibentuk oleh NTUST untuk menggali data dan observasi kerusakan-kerusakan akibat gempa tersebut. Tim bekerja tak kenal lelah mulai dari jam 07.30 hingga 24.00 WIB. Seluruh pelosok daerah gempa ditelusuri. Berdasarkan hasil observasi dan pengukuran yang dilakukan tim selama tanggal 10 – 15 Juni 2006, diketahui bahwa kondisi tanah wilayah Yogyakarta adalah tanah jenis lunak (soft soil). Untuk itu perlu mendapat perhatian serius oleh para konstruktor dalam mendesain gedung tahan gempa.
Gambar 1: Litologi area Bantul
Gambar 2: Topografi dan pengukuran Micrometry, serta respon tanah terhadap gempa
Laporan tentang aspek-aspek geoteknik dapat dibaca melalui link berikut: Geotechnical Aspect Report dan Yogyakarta EQ Presentation (maaf dalam bahasa Inggris).
Semoga bermanfaat.
Salam kenal Pak, saya praktisi struktural. laporan gempa Yogya tsb saat ini tidak bisa diakses. ada data riwayat percepatan tanahnya ngga ya disitu? di sini (Indonesia) sulit mendapatkan data tersebut, kalo data gempa luar bisa dengan mudah didapat (open). mohon bantuannya karena saya sedang belajar. terimakasih.